Senja di Halaman Belakang
Senja mulai merayap, mewarnai langit dengan semburat jingga dan ungu. Di halaman belakang sebuah rumah sederhana, seorang pria duduk termenung. Pandangannya menerawang jauh, melampaui pagar pembatas yang berkarat dan pepohonan rindang yang menaungi tempat itu. Di bawah pohon, tergeletak sepasang sandal jepit hitam, seolah-olah ditinggalkan begitu saja dalam kesibukan. Sebuah ember cat bertuliskan "GOTH" berdiri di dekatnya, kontras dengan pemandangan alam yang tenang. Di sudut lain, sebuah tas hitam besar tergeletak, mungkin berisi barang-barang yang akan dibawa pergi. Pria itu, sebut saja namanya Andi, baru saja menyelesaikan pekerjaannya. Ia adalah seorang seniman jalanan, yang dikenal dengan nama GOTH. Ember cat dan kuas adalah senjatanya, dinding-dinding kota adalah kanvasnya. Namun, hari ini, ia memutuskan untuk beristirahat sejenak, menikmati ketenangan halaman belakang rumahnya. Pagar pembatas yang berkarat mengingatkannya pada batasan-batasan yang ada dala...